UANG KULIAH TUNGGAL DAN BIAYA KULIAH TUNGGAL

UKT merupakan besaran biaya yang harus dibayarkan oleh mahasiswa pada setiap semester dengan tanpa biaya tambahan apapun selain yang telah ditentukan.  Bagaimana menentukan besaran UKT? Setiap Perguruan Tinggi tentu mempunyai besaran UKT yang berbeda. 

UKT ditentukan berdasarkan BKT Perguruan Tinggi. BKT merupakan besaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan pendidikan untuk setiap mahasiswa per semester. Perhitungan BKT didasarkan Biaya Langsung (BL) dan Biaya Tidak Langsung (BTL) setelah dikurangi Biaya Non Operasional (inverstasi) dan Biaya Rutin. Biaya Langsung merupakan nilai sumber daya yang digunakan untuk melaksanakan  aktivitas inti. Biaya Tidak Langsung merupakan nilai sumber daya yang digunakan untuk kegiatan managerial baik tingkat fakultas maupun universitas. Berdasarkan hasil perhitungan dari berbagai komponen yang termasuk dalam BL dan BTL diperoleh suatu persamaan untuk menentukan Biaya Kuliah Tunggal:

  BKT= C x K1 x K2 x K3  

  • C = 5.077.600 (BIAYA KULIAH TUNGGAL BASIS, dihitung dari data PT)
  • K1 = Indeks Jenis Program Studi
  • K2 = Indeks Mutu Perguruan Tinggi
  • K3 = Indeks Kemahalan Wilayah

(Pasal 88 Ayat (1) UU No. 12 Tahun 2012)

INDEKS PRODI INDEKS PERGURUAN TINGGI INDEKS KEMAHALAN BKT
INDEKS PRODI INDEKS PT INDEKS KEMAHALANw BKT

Dapat diperkirakan besaran BKT untuk Perguruan Tinggi (selain ITB, UI, UGM, IPB), yang terdapat di wilayah I  berkisar antara Rp 4.1 juta sampai Rp 12.7 juta. Bagi PT yang selama ini telah mendekati kisaran angka tersebut tentu tidak jadi masalah tetapi bagi PT dengan uang kuliah yang rendah tentu akan mengalami masalah yang serius karena akan mengalami penurunan PNBP akibat penghapusan uang pangkal. Upaya untuk menaikkan uang kuliah akan terganjal dengan SE DIKTI No. 305/E/T2012 yang melarang PT menaikan tarif uang kuliah.

Dalam upaya mengatasi kekurangan itu, Pemerintah mengeluarkan kebijakan pemberian Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) yang besarannya bervariasi antar PT. Besaran biaya yang harus dibayar oleh mahasiswa akan mengalami penurunan karena adanya BO-PTN (Pasal 89 Ayat (1) huruf a UU No. 12 Tahun 2012)

  UKT=  BKT - BOPTN  

Apakah cukup sampai disitu? Ternyata tidak. Pemerintah ingin memberikan kesempatan kepada orang yang kurang mampu secara finansial untuk menjejaki pendidikan pada program studi yang selama ini diketahui berbiaya mahal, semisal Kedokteran. UKT yang telah diusulkan oleh PT harus dikelompokkan menjadi 5 kelompok. Kelompok I dengan kisaran Rp 0 - 500.000; Kelompok II dengan Kisaran Rp. 500.000 - 1.000.000. PT diwajibkan minimal masing-masing menerima 5% mahasiswa yang mempunyai kemampuan membayar pada kelompok I dan II. Kelompok III  sampai V jumlah mahasiswa yang diterima diserahkan kepada masing-masing PT sesuai dengan prodi yang ada (memaknai Pasal 88 Ayat (4) UU No. 12 Tahun 2012).

Berapa UKT di Universitas Jambi? Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No: 55 Tahun 2013 tentang Biaya Kuliah Tunggal dan Uang Kuliah Tunggal pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tanggal 23 Mei 2013 UKT Universitas Jambi berkisar antara Rp. 300.000 sampai Rp. 12.000.000,- dengan proporsi terbesar pada besaran Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) per semester. 

Timbul lagi Pertanyaan: BAGAIMANA DENGAN PROGRAM STUDI YANG BARU YANG TIDAK TERCANTUM DALAM DAFTAR TERSEBUT? Besaran UKT mengikuti aturan Kelompok Bidang Ilmu...

* Wakil Dekan I Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi; Dosen Fakultas Peternakan Universitas Jambi, Ketua Tim Penyusun Tarif UKT Universitas Jambi

K O M E N T A R A N D A

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
terms and condition.

People in this conversation

  • Saras Risty

    Min, Biaya Kuliah Tunggal itu maksudnya gmn? kalo UKT kan berdasarka kelompoknya / semester, kalo BKT gimana? dibayarkan juga / semester seperti UKT gitu?

    from Klaten, Central Java, Indonesia
  • alawy

    apakah ukt itu untuk semua mahasiswa ???

Joomla templates by a4joomla